
Hampir semua kawan-kawan saya memanggil saya dengan nama Iphyn (dibaca: Ipin), nama panggilan yang di berikan oleh ibunda tercinta. Apabila ingin, anda pun bisa memanggil saya dengan nama tersebut. Nama Iphyn diberikan oleh ibunda tercinta saya dari saat saya masih kecil, jadi kemungkinan orang-orang lebih mengenal saya dengan nama demikian dibandingkan dengan nama Bonard atau Alfin.
Selain menjadi mahasiswa di jurusan Manajemen Informasi dan Dokumen, Fakultas Ilmu pengetahuan budaya, Universitas Indonesia, saya mempunyai beberapa pekerjaan sampingan untuk menambah ilmu, kawan, pengalaman dan tentu saja untuk menambah uang jajan saya.
Pekerjaan pertama adalah sebagai Sound Engineering atau yang biasa disebut Operator di sebuah studio rekaman rumahan berbasis digital yang bernama ASH TO ASH STUDIO. ASH TO ASH STUDIO adalah studio mini yang awalnya didirikan oleh saya beserta kedua kawan saya pada tahun 2008. Studio tersebut hanya buka pada hari sabtu dan minggu dan bertempat tepat di samping rumah saya yang juga menjadi kamar tidur saya. Alasan mengapa studio tersebut hanya buka pada hari sabtu dan minggu adalah di hari itu merupakan hari senggang atau hari libur dari aktivitas kuliah.
Dari studio tersebut banyak sekali band-band indie yang meluapkan materi dari nada-nada dan lirik. Materi mereka tumpah ruah dalam sebuah software yang di khususkan untuk rekaman. karena studio ini merupakan studio mini dengan budget terbatas, maka hampir semua menggunakan software simulator untuk pengerjaannya. mulai dari drum, efek guitar, efek bass, tunner, dan lain-lain. Dengan berdirinya studio ini, membuat saya mempunyai banyak kawan-kawan baru, dan seolah saya bisa mengerti atau mengertahui pola pikir musisi saat mereka rekaman. entah nada lead guitar yang akan dimainkan, bagaimana ketukan drum di pattern selanjutnya, dan sebagainya
Yang kedua adalah sound engineer dari sebuah band beraliran pop punk, awalnya sebenarnya band ini didirikan oleh saya dan kedua teman saya, namun pergantian personil pun tak terelakan yang membuat saya akhirnya harus mundur untuk menjadi seorang sound engineer. Dibantu oleh saya kawan-kawan lain, band pop punk ini siap untuk maju ke ranah musik tanah air.
Yang ketiga adalah sebagai blogger, saya baru mengenal aktifitas blogging pada akhir tahun 2009. yang berarti saya hanya seorang newbie dalam bidang blogging. Namun saya tidak akan berkecil hati dan akan terus mengasah pengetahuan tentang aktivitas blogging maupun yang menjadi cita-cita saya yaitu sebagai web master. Yup, ini adalah blog pribadi saya, sekedar untuk memecah kekesalan, bercerita tentang pengalaman pribadi, keluh kesah, curahan hati, hingga berceria tentang hal-hal menarik yang terjadi di kehidupan saya.
Post ini ditulis pada tahun 2010
Post ini ditulis pada tahun 2010